get app
inews
Aa Read Next : Ini Penyebab BSU Rp600 Ribu Belum Masuk Rekening Pekerja

Soal Penarikan BLT BBM, ini Kata Sekdes Cikakak

Minggu, 18 September 2022 | 09:45 WIB
header img
Soal penarikan BLT BBM, ini kata Sekdes Cikakak. (Foto : Ist)

BREBES, iNewsBrebes.id -  Soal penarikan BLT BBM, ini kata Sekdes Cikakak. Sekretaris Desa (Sekdes) Cikakak, Samingan tidak menampih adanya pungutan BLT BBM di desa nya ini.

Samingan, menyebutkan, di desanya ada sekitar 509 orang yang menerima BLT BBM yang berbarengan dengan penyaluran BPNT. Sedangkan penarikan iuran tersebut dilakukan oleh masing-masing Ketua RT. 

Ditegaskan Samingan Pemerintah desa tidak pernah menyuruh atau menginstruksikan untuk penarikan iuran tersebut. 

"Tidak semua ditariki iuran. Hanya yang bersedia saja dan tidak ada paksaan. Nanti orang yang ekonominya di atas atau orang yang mampu juga akan ditariki iuran untuk 
sedekah bumi. Dalam waktu dekat panitia sedekah bumi akan dibentuk," kata Samingan.

Sebelumnya warga miskin penerima bantuan sosial (bansos) sebuah desa di Brebes, Jawa Tengah, mengeluh ditariki iuran setelah mereka menerima Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Penarikan uang iuran Rp100.000 oleh Pemerintah Desa (Pemdes) setempat itu dengan dalih untuk biaya sedekah bumi.

Penarikan iuran dari uang BLT BBM ini terjadi di Desa Cikakak, Kecamatan Banjarharjo, Brebes, setelah sebelumnya warga menerima dari Kantor Pos di Kecamatan 
Banjarharjo. 

Warga penerima bansos mengeluh lantaran uang untuk memenuhi kebutuhan saat terjadi kenaikan harga BBM justru dimintai iuran untuk sedekah bumi. Padahal, acara sedekah 
bumi sendiri baru akan digelar tahun depan. 

Penerima BLT BBM, Wasti (70), janda lansia yang kesehariannya menjadi buruh serabutan juga ditariki iuran oleh ketua RT setempat. Sebagai lansia, Wasti yang tinggal 
bersama anaknya di RT 10 RW I Desa Cikakak ini menyayangkan adanya penarikan iuran di saat dirinya menerima BLT. 
 

Editor : Miftahudin

Follow Berita iNews Brebes di Google News Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut