6 Kawasan Wisata Berbahaya di Indonesia, Pengunjung Wajib Waspada Penuh

Azizah Refifa Aqsha/Net Brebes
.
Minggu, 25 September 2022 | 12:10 WIB
Enam kawasan wisata berbahaya di Indonesia, pengunjung wajib waspada penuh. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNewsBrebes.id Enam kawasan wisata berbahaya di Indonesia, pengunjung wajib waspada penuh. Kawasan wisata berbahaya di Indonesia patut diwaspadai jika ingin berkunjung ke lokasi tersebut. 

Meskipun Indonesia terkenal dengan surganya wisata karena keindahan alamnya yang menakjubkan, ternyata ada beberapa kawasan wisata yang cukup berbahaya untuk dikunjungi. Kawasan wisata ini dianggap berbahaya karena beberapa faktor, seperti fenomena alam hingga hewan-hewan berbahaya yang menghuni kawasan tersebut. 

Wisatawan tetap aman berkunjung selama mematuhi aturan atau memperhatikan larangan yang telah ditetapkan petugas. Berikut deretan kawasan wisata berbahaya di Indonesia yang dikutip dari berbagai sumber, Minggu (25/9/2022):

kawasan wisata berbahaya di Indonesia  

1. Pulau Ular, Nusa Tenggara Barat 

Terletak di Desa Pai, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Pulau ular berjarak 500 meter dari bibir pantai dan memiliki luas 800 meter persegi.  Sesuai dengan namanya pulau ini dihuni banyak ular laut. Spesienya juga bermacam-macam, seperti Laticauda, Colubrina dan lainnya. Sehingga kawasan wisata ini berbahaya bagi wisatawan yang ingin mengunjunginya. Bagi yang ingin melihat pulau ular dari dekat biasanya para pengunjung akan ditemani oleh pawang ular.

2. Gunung Sinabung, Sumatera Utara

Merupakan gunung berapi aktif yang terletak di dataran tinggi Karo, Sumatera Utara. Objek wisata ini dianggap berbahaya karena Gunung Sinabung sering kali erupsi.

Gunung Sinabung tercatat meletus sejak 1600. Pada 3 Januari 2021, Gunung ini juga meletus dengan kolam abu setinggi 500 meter. Kemudian pada awal Maret 2021 kembali terjadi erupsi dengan kolam abu diatas 5.000 meter. Pendaki yang datang ke kawasan Gunung Sinabung diimbau untuk selalu berhati-hati dan mempersiapkan diri jika sewaktu-waktu terjadi letusan gunung berapi. Wisatawan tetap aman berkunjung selama mematuhi aturan atau memperhatikan larangan yang telah ditetapkan petugas. 

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini